1. Harus punya ilmu, yakni mengetahui sesungguhnya dengan yakin yang disertai bukti nyata (pustaka). Dengan memiliki ilmu otomatis kita akan bertambah wawasan, nah dari hal tersebutlah maka dengan ilmu kita akan hidup lebih baik. Karena segala-sesuatu itu ada ilmunya.
2. Pengamalan ilmu
"segala ilmu yang kita peroleh cobalah untuk mengamalkannya"
Ilmu yang kita peroleh janganlah jadi sekedar tahu belaka, akan tetapi harus diringi dengan perbuatan. Suatu teori tidak akan berguna jika tidak diaplikasikan. Maka dari itu ilmu akan bermanfaat jika disertai pengamalan.
"segala ilmu yang kita peroleh cobalah untuk mengamalkannya"
Ilmu yang kita peroleh janganlah jadi sekedar tahu belaka, akan tetapi harus diringi dengan perbuatan. Suatu teori tidak akan berguna jika tidak diaplikasikan. Maka dari itu ilmu akan bermanfaat jika disertai pengamalan.
3. Menyampaikan (medakhwahkan) sesuai dengan ketetapan alloh.
Jika suatu ilmu sudah didapat dan sudah dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maka akan bermanfaat bagi orang banyak jika kita saling berbagi ilmu. Tabligh merupakan amalan yang luar biasa besar, disana kita tak hanya membawa diri sendiri akan tetapi banyak orang. Ingatlah bahwa pahala berbagi ilmu itu tak akan pernah putus.
Jika suatu ilmu sudah didapat dan sudah dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maka akan bermanfaat bagi orang banyak jika kita saling berbagi ilmu. Tabligh merupakan amalan yang luar biasa besar, disana kita tak hanya membawa diri sendiri akan tetapi banyak orang. Ingatlah bahwa pahala berbagi ilmu itu tak akan pernah putus.
4. Sabar, yakni:
-sabar dalam menaati alloh
-sabar dalam minggalkan hal-hal yang diharamkan alloh
-sabar dalam menjalani takdir yang ditimpahkaan oleh alloh
Setelah kita bisa melakukan ketiga point di atas yang terakhir ini adalah yang harus dilakukan. Sabar di sini bukan berarti kita menunggu, akan tetapi pasrah atas apa yang telah kita usahakan dan kita serahkan kembali kepada sang Maha Pencipta.
-sabar dalam menaati alloh
-sabar dalam minggalkan hal-hal yang diharamkan alloh
-sabar dalam menjalani takdir yang ditimpahkaan oleh alloh
Setelah kita bisa melakukan ketiga point di atas yang terakhir ini adalah yang harus dilakukan. Sabar di sini bukan berarti kita menunggu, akan tetapi pasrah atas apa yang telah kita usahakan dan kita serahkan kembali kepada sang Maha Pencipta.
"tidak ada pundak tanpa amanah dan amanah tidak pernah salah memilih pundak"
Artinya adalah bahwa alloh tahu kapasitas hambanya semakin banyak amanah tentu berarti kita dipercaya dan kepercayaan itu muncul tidak lain di lihat dari akhlaq kita. Bagaimana pun itu berarti bahwa kita memiliki kapasitas untuk mengemban amanah tersebut. Maka dari itu janganlah sia-siakan amanah yang telah diberilan kepada kita, karena amanah berarti kepercayaan.
Artinya adalah bahwa alloh tahu kapasitas hambanya semakin banyak amanah tentu berarti kita dipercaya dan kepercayaan itu muncul tidak lain di lihat dari akhlaq kita. Bagaimana pun itu berarti bahwa kita memiliki kapasitas untuk mengemban amanah tersebut. Maka dari itu janganlah sia-siakan amanah yang telah diberilan kepada kita, karena amanah berarti kepercayaan.
"jika kita meluangkan waktu untuk alloh, maka alloh akan senantiasa menolong kita."
Jangan lupa ingat alloh disela kesibukan kita. Karena alloh sang pemilik segalanya. Atas kehendaknya kita hidup, jadi beryukur lah atas apa yang alloh berikan. Mengingat alloh merupakan salah satu bentuk syukur kita kepada-Nya.
Jangan lupa ingat alloh disela kesibukan kita. Karena alloh sang pemilik segalanya. Atas kehendaknya kita hidup, jadi beryukur lah atas apa yang alloh berikan. Mengingat alloh merupakan salah satu bentuk syukur kita kepada-Nya.
sumber: catatan siska semester satu dengan pembimbing Teh Ica

No comments:
Post a Comment
Komentar anda sangat berharga bagi saya, so berkomentarlah dengan sopan ^^