Thursday, January 28, 2016

Zam'ul Qur'an


Penulisan Al-Qur’an


Proses penyampaian, pencatatan dan penulisan alquran hingga dikodifikasinya tulisan-tulisan tersebut dalam mushaf secara lengkap dan tersusun cecara tertib.

Pengumpulan Al-Qur’an


Menurut Subhi Shalih

Berarti menghafal (al-hafidz), mencatat dan menulis (al-kitabah)

Para Penulis Wahyu

  1. Khulafaur Rasyidin
  2. Muawiyyah
  3. Aban Ibn Said
  4. Khalid Ibn Walid
  5. Ubay Ibn Ka’ab
  6. Zaid Bin Tsabit
  7. Tsabit Ibn Qais

Masa Rasulullah

  1. Para penghapal alquran masih lengkap dan cukup banyak, oleh karena itu jauh dari kemungkinan ada upaya mengganggu autentitas alquran
  2. Pada masa ini, proses turunnya alquran masih berlangsung, oleh karena itu alquran baru bisa dibukukan dalam satu mushaf setelah Nabi SAW wafat.
  3. Selama proses turunya Wahyu, masih terdapat kemungkinan adanya ayat-ayat yang Mansukh, sedangkan tertib ayat dan urutanny suratnya pun tidak seperti tartib nuzulnya.
  4. Penulisan pada masa Nabi SAW melalui Al-Jamuu Fi Al Shudur dan Al-Jamu Fi Al-Suthur.

Masa Abu Bakar As Shiddiq

  1. Terjadinya tragedi di Bi’r Ma’unah dan perang Yamamah yang menyebabkan banyaknya penghafal alquran yang gugur
  2. Seluruh ayat alquran ditulis dalam satu mushaf berdasarkan penelitian secara cermat
  3. Tidak termasuk di dalamnya ayat-ayat alquran yang telah dinasakh bacaanya
  4. Seluruh ayat alquran yang ditulis di dalamnya telah diakui kemutawatirannya

Cara Penyeleksian Tulisan Alquran Masa Abu Bakar

  1. Ayat-ayat alquran yang ditulis harus bersumber dari tulisan yang ditulis di hadapan Rasullah pada saat turunnya
  2. Sumber tulisan yang ditulis di hadapan Nabi itu harus ditunjang dengan saksi yaitu hapalan dari dua orang sahabat

Utsman Bin Affan

  1. Ayat-ayat yang ditulis seluruhnya berdasarkan riwayat yang mutawatir berasal dari Nabi SAW
  2. Tidak dijumpai ayat-ayat yang telah Mansukh bacaanya
  3. Surat-surat dan ayat-ayat disusun secara sistematis sebagaimana yang terlihat sekarng
  4. Tidak terdapat selain ayat-ayat alquran yang diwahyukan oleh Alloh
  5. Mushaf-mushaf yang ditulis pada masa Utsman mencakup Sab’ah Ahruf sebagaimana al-qur’an diturunkan.

Cara Penyeleksian Tulisan Alquran Masa Utsman Bin Affan

  1. Para penulis tidak dilarang menulis tulisan kecuali tulisan yang benar-benar asli alquran sesuiai dengan bacaan pada pengecekan yang terakhir oleh malaikat Jibril kepada Nabi SAW
  2. Tidak menulis tanda-tanda baca untuk memberi peluang para pembaca menggunakan “bacaan yang tujuh”
  3. Menulis mushaf sebanyak lima eksemplar untuk disebarkan ke beberapa kota dan untuk dijadikan buku/rujukan. Karena itu ia disebut Mushaf Al-Imam
  4. Jika terjadi perselisihan di antara penulis tentang bacaan alquran, maka ia harus menulis dengan Bahasa Quraisy karena alquran diturudengan Bahasa Quraisy

Tim Penyalin Mushaf Masa Utsman Bin Affan

  1. Zaid Bin Tsabit
  2. Abdullah Bin Zubair
  3. Sa’id Ibn Ash
  4. Abdurahman Ibn Harits
sumber: catatan siska semester satu dengan dosen Bu Fitroh

1 comment:

Komentar anda sangat berharga bagi saya, so berkomentarlah dengan sopan ^^

Zam'ul Qur'an

Penulisan Al-Qur’an Proses penyampaian, pencatatan dan penulisan alquran hingga dikodifikasinya tulisan-tulisan tersebut dalam musha...